Gadis manis itu, menjelma menjadi wanita kasar tak bermoral. Ia, berubah.
Ia selalu bertikai, ia dan dirinya yang lain.
Yang memilukan, tak ada seorangpun berniat menolongnya. Ia terjebak dalam labirin semu itu, sendirian.
Ia menangis, meraung, membenci, pada apa yang ia lakukan. Pada dirinya sendiri, gadis manis di masa lalunya.
Sejenak, ia berusaha kembali, namun rasa sakitnya menjadi semakin mencekik erat; menyuruhnya tetap pada pesakitan yang pahit itu.
Ia butuh pertolongan, entah pada siapapun; manusia, atau tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar